Barru — Nyataonline.web.id – Komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan ground breaking Jembatan Perintis Garuda Tahap III Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini diikuti secara virtual oleh Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si, melalui Zoom Meeting yang dipimpin langsung oleh Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko, Selasa (07/04/2026).
Pelaksanaan video conference ini merupakan bagian dari kegiatan serentak di seluruh jajaran Kodam XIV/Hasanuddin, yang dipusatkan di Kodim 1424 Sinjai. Di Kabupaten Barru, kegiatan berlangsung di wilayah Passedde Bottoe, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat, di antaranya Dandim 1405/Parepare Letkol Kav S. Simanjuntak, perwakilan Polres Barru, Ketua Pengadilan Negeri Barru, perwakilan Kejari Barru, para Danramil, personel Kodim 1405/Parepare, aparat kelurahan dan dusun, mahasiswa, serta masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Pangdam XIV/Hasanuddin menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menaruh perhatian besar terhadap kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat, khususnya di wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses.
Program pembangunan Jembatan Garuda Tahap III ini dilaksanakan secara serentak di 13 titik di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin dan merupakan bagian dari target pembangunan 337 jembatan di Sulawesi Selatan. Secara nasional, program ini bahkan menargetkan pembangunan sekitar 7.000 jembatan dalam waktu cepat dan tepat sasaran.
“Pembangunan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung program prioritas pemerintah seperti Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis,” ujar Pangdam dalam arahannya.
Sementara itu, Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di daerahnya.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas hadirnya program pembangunan Jembatan Garuda ini. Ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Barru,” ungkapnya.
Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, serta mengajak masyarakat untuk turut mendukung jalannya pembangunan.
“Kami mohon pengertian masyarakat jika selama proses berlangsung terdapat gangguan sementara. Ini semua demi kemaslahatan bersama ke depan,” tambahnya.
Jembatan gantung yang akan dibangun ini nantinya menjadi penghubung utama bagi masyarakat sekitar, dengan manfaat langsung dirasakan oleh 97 kepala keluarga atau lebih dari 300 jiwa. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, baik untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun akses layanan kesehatan.
Sebelumnya, Dandim 1405/Parepare Letkol Kav S. Simanjuntak menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh Indonesia. Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Barru menjadi salah satu daerah prioritas berkat komunikasi aktif pemerintah daerah dengan pihak pusat dan Kodam.
“Ke depan, direncanakan akan ada dua hingga tiga jembatan tambahan yang dibangun di Barru dalam beberapa bulan mendatang,” jelasnya.
Dandim juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar di media sosial, serta tetap fokus pada manfaat nyata dari program pembangunan yang tengah berjalan.
Pembangunan Jembatan Garuda Tahap III ini ditargetkan rampung dalam waktu 30 hari, dengan tetap memperhatikan faktor cuaca dan kondisi lapangan.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat, TNI, Polri, dan pemerintah daerah, pembangunan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membuka keterisolasian wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Barru.

