BARRU – Nyataonline.web.id – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan bahwa orang tua memegang peran utama dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Sosialisasi Pelibatan Orang Tua, Masyarakat, dan Pemangku Kepentingan melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Tingkat Kecamatan Soppeng Riaja yang berlangsung di Gedung PKG Kecamatan Soppeng Riaja, Jumat (5/6/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina memberikan apresiasi kepada Ketua Pokja PAUD beserta seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat merupakan langkah strategis dalam membangun karakter anak sejak usia dini melalui kolaborasi yang erat antara keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.
“Saya memberikan apresiasi kepada Ketua Pokja PAUD dan seluruh pihak yang telah merencanakan kegiatan ini. Materi yang akan disampaikan tentu sangat bermanfaat bagi para orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya.
Bupati menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan pendidikan karakter sejak dini. Ia juga mengingatkan agar penggunaan gawai pada anak-anak mendapat pengawasan yang ketat sehingga tidak memberikan dampak negatif terhadap perkembangan mereka.
“Anak-anak usia dini ibarat kertas putih yang harus diisi dengan nilai-nilai positif. Perbanyak mengajarkan mereka menghafal Al-Qur’an, membiasakan salat lima waktu sejak dini, serta memberikan pendidikan karakter yang kuat. Ini menjadi bekal penting bagi masa depan mereka,” pesannya.
Lebih lanjut, Andi Ina menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini (PAUD) menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Barru. Menurutnya, PAUD merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.
“PAUD adalah fondasi utama dalam membentuk generasi masa depan. Karena itu, program-program PAUD akan terus menjadi perhatian pemerintah agar mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Soppeng Riaja, Amirullah, melaporkan bahwa saat ini terdapat 33 satuan pendidikan anak usia dini yang tersebar di wilayah Kecamatan Soppeng Riaja. Jumlah tersebut terdiri dari 14 Taman Kanak-kanak (TK), 16 Kelompok Bermain (KB), dan 3 Raudhatul Athfal (RA), yang didukung sekitar 93 tenaga pendidik.
Menurut Amirullah, keberadaan Bunda PAUD sebagai mitra pemerintah memiliki peran penting dalam melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan anak usia dini.
Ia juga menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan orang tua melalui penerapan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, sehingga kebiasaan positif dapat ditanamkan kepada anak sejak dini.
“Pemerintah Kecamatan Soppeng Riaja berkomitmen menjalankan fungsi sebagai motivator, komunikator, dinamisator, dan fasilitator agar seluruh program pembinaan anak usia dini dapat berjalan optimal di setiap desa dan kelurahan,” ungkapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Barru, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Barru, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Barru, narasumber, Kepala Puskesmas Mangkoso, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Soppeng Riaja, Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kecamatan Soppeng Riaja, unsur TNI-Polri, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru PAUD/TK, serta para orang tua peserta didik.

