
Barru — Nyataonline.web.id – Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Barru, Ina–Abustan, sektor pertanian menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Produksi padi dalam bentuk gabah kering tercatat meningkat sebesar 21,81 persen. Capaian ini menjadi sinyal kuat kebangkitan sektor pertanian sekaligus penguatan ekonomi berbasis agraria di Kabupaten Barru.
Kenaikan produksi tersebut diraih di tengah berbagai tantangan yang sebelumnya membayangi petani, seperti perubahan iklim, fluktuasi harga sarana produksi, hingga keterbatasan infrastruktur pertanian. Namun berkat kerja keras petani yang didukung program penguatan sektor pangan, kondisi tersebut perlahan mampu diatasi.
Peningkatan produksi tidak terlepas dari bertambahnya luas panen di sejumlah kecamatan sentra pertanian, di antaranya Tanete Rilau, Barru, Balusu, dan Mallusetasi. Selain itu, produktivitas per hektare juga mengalami perbaikan melalui penggunaan benih unggul, optimalisasi jaringan irigasi, serta pendampingan intensif kepada petani.
Para petani kini mulai menerapkan pola tanam yang lebih terencana dengan memanfaatkan kalender tanam serta menerapkan pemupukan berimbang. Strategi ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas dan kuantitas hasil panen.
Seorang petani di wilayah Barru mengungkapkan bahwa musim tanam tahun ini relatif lebih bersahabat dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga mendukung hasil panen yang lebih optimal.
Capaian ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Barru serta memperkuat ketahanan pangan daerah di masa mendatang.


