Barru — Nyataonline.web.id – Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjawab tantangan zaman saat menghadiri Training Raya Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Barru, Rabu (01/04/2026), di Lantai VI Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru.
Mewakili Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., yang berhalangan hadir, Wabup Abustan membuka sambutannya dengan menyampaikan salam hormat sekaligus ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dari berbagai daerah.
“Selamat datang di Kabupaten Barru. Gedung MPP ini adalah milik kita bersama dan terbuka untuk berbagai kegiatan positif,” ujarnya.
Mengusung tema “Road Map HMI untuk Indonesia”, kegiatan ini menjadi bagian dari proses pengkaderan lanjutan yang bertujuan mencetak pemimpin masa depan yang berintegritas dan berdaya saing.
Dalam arahannya, Wabup Abustan menekankan bahwa kepemimpinan sejati dimulai dari kemampuan memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain.
“Kepemimpinan itu dimulai dari lead self. Ini yang paling sulit. Setelah itu baru lead others, menjadi pemimpin perubahan, hingga akhirnya menjadi pemimpin masa depan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perubahan besar harus diawali dari diri sendiri. Menurutnya, karakter kepemimpinan yang kuat lahir dari kesadaran untuk terus berbenah dan berkembang.
Selain itu, Wabup turut memaparkan berbagai program strategis Pemerintah Kabupaten Barru dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, di antaranya program pengiriman tenaga kerja muda ke Jepang, perluasan lapangan kerja, serta upaya menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
Tak hanya itu, ia juga mengajak kader HMI untuk berperan aktif dalam membangun citra positif daerah melalui media sosial.
“Mari kita promosikan hal-hal baik tentang Barru. Jangan hanya fokus pada sisi negatif, karena itu akan memengaruhi persepsi orang luar terhadap daerah kita,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Wabup Abustan berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan menjadikannya sebagai bekal untuk menjadi agen perubahan.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Setelah training ini, jadilah trainer, minimal untuk diri sendiri dan keluarga. Dari situlah perubahan besar dimulai,” pesannya.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus HMI serta KAHMI dari berbagai tingkatan. Training Raya ini diharapkan menjadi wadah strategis dalam membentuk kader HMI yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan yang kuat demi kemajuan bangsa dan daerah.

