Pj Sekda Barru Pimpin Rakor Program Makan Bergizi Gratis, Perkuat Koordinasi untuk Layani Puluhan Ribu Penerima Manfaat

Barru — Nyataonline.web.id – Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Abubakar, S.Sos., M.Si., memimpin rapat koordinasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Selasa (10/3/2026).

Rapat yang digelar pada hari ke-20 Ramadan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, para camat, perwakilan dinas terkait, koordinator wilayah (korwil), koordinator kecamatan (korcam), serta para kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dalam arahannya, Pj. Sekda Barru menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi seluruh pihak agar program strategis nasional tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Semoga dengan rahmat Allah SWT dan sinergi kita semua, program strategis nasional ini dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Abubakar.

Ia menjelaskan bahwa salah satu tantangan awal dalam pelaksanaan program adalah koordinasi yang belum sepenuhnya optimal antara pemerintah daerah dan para pelaksana di lapangan. Karena itu, komunikasi antara camat, perangkat daerah, korwil, korcam, hingga kepala SPPG perlu terus diperkuat.

Para pelaksana program juga diharapkan menjalin komunikasi yang baik dengan camat sebagai penguasa wilayah serta melaporkan setiap perkembangan maupun kendala yang dihadapi di lapangan. Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak mengedepankan kerja sama dan tidak saling menyalahkan apabila terjadi permasalahan.

Dalam rapat tersebut turut dibahas berbagai aspek teknis pelaksanaan program, di antaranya pengawasan bahan makanan, validasi data penerima manfaat, serta mekanisme pelaporan yang akurat dan transparan. Kepala SPPG diminta memastikan kualitas bahan makanan yang diterima dari mitra atau pemasok dengan melakukan pengecekan langsung saat pengantaran.

Selain itu, Pj. Sekda menegaskan bahwa seluruh pihak harus mematuhi petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan, termasuk larangan bagi pihak tertentu yang terlibat dalam pengelolaan program untuk merangkap sebagai pemasok bahan makanan.

Ia juga menekankan pentingnya penyusunan data penerima manfaat secara rinci dan valid, yang mencakup peserta didik dari jenjang TK/PAUD hingga SD, serta kelompok sasaran lainnya seperti ibu menyusui dan anak di bawah dua tahun. Data tersebut juga perlu dibagikan kepada camat untuk memudahkan proses pengawasan dan pemantauan di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Barru turut menegaskan pentingnya penyusunan data penerima manfaat secara rinci. Dari total 2.857 penerima manfaat di salah satu wilayah, data harus memuat jumlah peserta didik, kelompok 3B, serta tenaga pendidik yang terlibat.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi intensif dengan camat agar setiap perkembangan dan kendala program dapat segera diketahui oleh pemerintah daerah sebelum berkembang lebih jauh.

Dalam kesempatan yang sama disampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 17 SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Barru dengan jumlah penerima manfaat mencapai 37.555 orang, sementara 5 SPPG lainnya masih dalam tahap persiapan.

Pemerintah daerah berharap sebagian dari SPPG yang sedang dipersiapkan tersebut dapat mulai beroperasi setelah Lebaran, sehingga cakupan penerima manfaat dapat terus meningkat menuju target lebih dari 54.000 penerima di Kabupaten Barru.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan kolaborasi seluruh pihak semakin kuat sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Barru dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta mampu mendukung terwujudnya generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045.

Kalau mau, saya juga bisa buatkan 5 alternatif judul yang lebih “media banget” (lebih menarik klik pembaca).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *