Barru – Nyataonline.web.id — Memasuki hari kedua rangkaian Safari Ramadan, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. kembali memaparkan refleksi satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Abustan Andi Bintang di Masjid Mujahidin Bottoe, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, Selasa (3/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan berbagai capaian pembangunan yang dinilai cukup menggembirakan selama satu tahun pemerintahan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus terus diperjuangkan sesuai dengan komitmen kepemimpinan “Mappadeceng”.
Di hadapan jamaah, Bupati mengungkapkan bahwa berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kabupaten Barru tahun ini tercatat melampaui rata-rata pertumbuhan nasional sekaligus menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir. Capaian tersebut dinilai sebagai indikator bahwa pembangunan daerah berjalan ke arah yang positif.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Namun kita tidak boleh berpuas diri, karena masih banyak hal yang perlu dibenahi demi kesejahteraan masyarakat Barru,” ujarnya.
Selain pertumbuhan ekonomi, Bupati juga memaparkan sejumlah program strategis yang tengah berjalan. Salah satunya adalah pembangunan Kampung Nelayan di wilayah Matene dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp9 miliar. Kawasan tersebut direncanakan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti dermaga, pabrik es, gerai KMP, serta sarana pendukung lainnya guna memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.
Di sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Barru juga tengah membangun Sekolah Rakyat dengan dukungan anggaran sebesar Rp270 miliar. Program ini ditujukan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat.
Sementara itu, pembenahan infrastruktur dasar terus dilakukan, termasuk penataan dan pemasangan lampu penerangan jalan di berbagai wilayah. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk menghilangkan stigma “Barru gelap” sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa seluruh program tersebut merupakan bagian dari komitmen membangun Kabupaten Barru yang lebih maju, berkeadilan, dan berkelanjutan.
“Dengan semangat kebersamaan serta doa masyarakat, kita optimistis Barru akan terus bergerak menuju kondisi yang lebih baik,” tutupnya.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabag Pemerintahan, Kabag Protokol Setda, serta Kabid Humas IKP Diskominfo-SP Kabupaten Barru.


