
Barru – Nyataonline.web.id – Pemerintah Kabupaten Barru bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Barru menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana alam angin puting beliung. Penyaluran bantuan berlangsung di Baruga Colliq Pujie, Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Rabu pagi (25/12/2025).
Bantuan diserahkan oleh Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. Kegiatan tersebut turut didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Barru Drs. H. La Minu Kalibu, M.Si., Kepala Pelaksana BPBD Barru H. Umar, S.K.M., M.Kes., Camat Tanete Rilau Akmaluddin, S.STP., M.Si., serta Kepala Desa Pancana Muh. Idris T.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Barru meluruskan pemahaman masyarakat terkait sumber bantuan yang disalurkan. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bantuan BAZNAS yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah.
“Bantuan ini adalah bantuan BAZNAS yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah. Tidak akan turun bantuan jika tidak melalui pemerintah. Ini perlu diluruskan agar tidak keliru dipahami oleh masyarakat,” tegasnya.
Wabup Abustan juga menyampaikan salam hormat dari Bupati Barru yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas pemerintahan di Jakarta dalam rangka memperjuangkan kepentingan dan pembangunan Kabupaten Barru.
Ia menjelaskan bahwa bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai agar dapat dimanfaatkan secara fleksibel sesuai kebutuhan masing-masing penerima. Menurutnya, bantuan dalam bentuk material kerap kali tidak sepenuhnya sesuai dengan kondisi di lapangan.
Pada kesempatan itu, Wabup Abustan juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar di media sosial serta menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Secara geografis, Kabupaten Barru merupakan wilayah yang rawan dilalui angin kencang yang dikenal dengan istilah Angin Barubu, fenomena yang telah lama terjadi dan menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Namun alhamdulillah, setiap kejadian selalu ada hikmah dan bisa kita selesaikan bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa selain angin kencang, beberapa wilayah di Kabupaten Barru juga rawan banjir dan tanah longsor yang hampir terjadi setiap tahun. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang akhir tahun.
“Kami selalu siaga. Aparat diminta tidak lengah dan segera turun ke lapangan jika terjadi bencana,” tegasnya.
Sebagai informasi, bencana angin puting beliung terjadi pada 13 Desember 2025 sekitar pukul 10.00 WITA dan berdampak pada 10 Kepala Keluarga, masing-masing 5 KK di Dusun Cengrapole dan 5 KK di Dusun Pancana, Desa Pancana. Pada hari yang sama, Bupati Barru telah melakukan respons cepat dengan mengunjungi lokasi dan menyerahkan bantuan awal sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PMI Kecamatan Tanete Rilau, Kepala Puskesmas Pancana, Kepala Puskesmas Pekkae, Ketua dan Wakil Ketua BPD Desa Pancana, para staf desa, serta para penerima manfaat.


